5 Ganguan-ganguan pada tubuh akibat komputer
Komputer adalah kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Baik untuk pekerjaan maupun untuk mencari hiburan. Selain itu komputer dan internet bisa mempermudah segalanya dan memiliki banyak efek positif.
Tapi dampak negatifnya juga tidak kalah besar antara lain memicu gangguan kesehatan. Nah, berikut beberapa gangguan kesehatan yang dipicu oleh penggunaan komputer diantaranya
1. Sakit punggung
Hampir semua orang yang menggunakan komputer setiap hari selama berjam-jam pernah mengalami sakit punggung. Posisi duduk membuat beban yang cukup besar pada tulang pungggung Anda. Jadi, jika Anda duduk berjam-jam dan jarang berjalan atau berdiri risiko anda unutk mengalami sakit punggung sangat besar. Sebaiknya jangan duduk dengan posisi membungkuk dan usahakanlah berjalan setiap dua jam untuk menghindari sakit punggung.
2. Mata Kering
Berjam-jam di depan komputer bisa membuat mata kering, stres dan iritasi. Radiasi dari monitor juga bisa membuat penglihatan mengalami gangguan. Untuk itu, pastikan monitor komputer Anda dilengkapi dengan pelindung radiasi. Atur juga warna monitor agar tidak membuat mata tegang. Selain itu juga pengguna komputer cenderung lebih jarang berkedip (sekitar 7 kali/menit vs tingkat normal sekitar 22/menit). Hal ini menyebabkan penguapan air mata meningkat atau berkurangnya produksi air mata seiring dengan ketegangan dan kelelahan mata yang terus menatap monitor komputer.
3. Nyeri tangan
Banyak yang mengkhawatirkan komputer bisa memicu carpal tunnel syndrome, tetapi peneliti dari Harvard Medical School membantahnya beberapa tahun lalu. Walaupun begitu, penggunaan keyboard dan mouse dalam waktu lama bisa menyebabkan kesemutan, nyeri hingga mati rasa. Untuk menghindarinya, pastikan posisi keyboard dan mouse benar
4. Impotensi
Khusus bagi Anda yang bekerja menggunakan laptop, pastikan tidak secara langsung dipangku, karena dapat membunuh sperma. Maka dari itu, selalu gunakan alas untuk melindungi organ reproduksi Anda dari kerusakan atau jika dibiarkan terus bisa menjadi penyebab impotensi.
5. Gangguan Postur Tubuh
Pekerja kantoran harus bekerja selama 8-10 jam di kantor yang menandakan mereka harus duduk hampir seharian di depan komputer untuk bekerja. Kecenderungan membungkuk menyebabkan gangguan pada bentuk postur tubuh. Tekanan yang berlebihan bisa mengakibatkan tulang belakang melengkung ke depan yang berbentuk mirip huruf C.
Sabtu, 13 Desember 2014
PENYAKIT-PENYAKIT PADA MULUT
Penyakit-Penyakit pada Mulut

Macam-macam Penyakit pada Mulut. Mulut adalah alat utama atau tempat utama penerima makanan, dimana makanan di masukan, di seting, di analisis, sehingga masuk ke organ-organ yang lainnya.
Tapi, apakah kalian tau apakah mulut punya penyakit sedikit atau segudang masalah? Setelah banyak para peneliti membuktikan, ternyata mulut yang kita anggap selama ini hanya rongga kecil yang berguna mengunyah makanan mempunyai masalah atau penyakit yang bermacam-macam banyaknya. Salah satunya Macam-macam Penyakit pada Mulut ada di bawah ini:
Macam-macam Penyakit pada Mulut
- Bau mulutPenyakit yang sering dijumpai adalah bau mulut. Dengan kondisi gigi dan gusi kurang bersih, sariawan, infeksi atau luka pada mulut, mengkonsumsi bawang putih dan bawang merah, merokok, alkohol, dan gigi palsu yang tidak terawat. Maka muncullah penyakit yang namanya Bau mulut ini, adapun cara mengatasi bau mulut baca artikel ini Tips Menghilangkan Bau Mulut
- SariawanPenyakit sariawan yang sering terjadi pada orang dewasa atau bayi disebabkan oleh jamur candida. Tetapi sistem kekebalan yang lemah, antibiotik, diabetes atau obat tertentu seperti kortikosteroid inhalasi dapat memberikan kandida kesempatan untuk tumbuh liar. Menyeka patch akan menyebabkan rasa sakit. Sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan diagnosis.
- Radang MulutRadang mulut disebabkan infeksi jamur dan pengobatannya biasanya menggunakan tablet hisap antifungal. Penyakit radang mulut memiliki ciri yaitu lidah berwarna pucat dan terdapat bercak kuning keputihan yang bisa dikeruk dengan mudah. Rasa perih terasa pada bercak tersebut jika terkena makanan atau saat menyikat gigi.
- GlossitisMungkin terdengar asing penyakit mulut satu ini, penyakit ini membuat lidah terasa sakit karena adanya rekahan. Kondisi ini terjadi akibat jaringan pelindung di permukaan lidah tidak terbentuk secara sempurna. Untuk pengobatannya harus diketahui dahulu apa penyebabnya, bisa karena anemia atau kekurangan vitamin tertentu.
- Luka BusukSampai saat ini belum ada yang mengetahui penyebabkan penyakit yang menyakitkan dalam mulut anda ini. Pemicu termasuk hipersensitivitas, infeksi, hormon, stres, dan tidak mendapatkan beberapa vitamin yang cukup. Juga disebut borok aphthous, sariawan yang bisa muncul di lidah, pipi, bahkan gusi Anda. Mereka biasanya bertahan atau dua minggu. Persistent, sariawan yang parah dapat diobati dengan krim mati rasa, obat-obatan resep, atau laser gigi.
- Bibir dan Mulut PerihWaspadai penyakit syphilis yang tertular akibat oral seks yang bisa menyebabkan mulut terasa perih. Keluhan perih ini biasanya akan hilang setelah beberapa hari. Namun jika terasa perih lebih dari 3 minggu, bisa saja pertanda adanya kanker.
- Infeksi GusiPeningkatan peradangan menyebabkan gusi menyusut, membentuk kantong diantara gigi dan gusi. Ini perangkap kantong karang gigi, plak, dan sisa-sisa makanan yang pada akhirnya menyebabkan infeksi dan abses. Penyakit gusi lanjut merusak tulang yang mendukung gigi dan merupakan salah satu penyebab utama hilangnya gigi pada orang dewasa. Temui dokter gigi untuk mengobati gusi surut.
- Infeksi Virus Herpes SimpleksPenyakit ini memiliki gejala adanya titik-titik berwarna kuning pucat di lidah, suhu tubuh tinggi hingga 38 derajat celcius atau lebih, terkadang muncul rasa nyeri hingga perit di sekitar bibir, diawali dengan lepuh selesma atau lepuhan yang sangat sakit. Jika Anda memiliki daya tahan tubuh bagus, gejala ini akan hilang dalam beberapa hari.
- Coxsackle VirusPenyakit yang satu ini biasanya lebih suka menyerang anak-anak. Selain pada mulut, titik-titik merah yang disebabkan virus ini bisa menyerang pada tangan dan kaki, terkadang bisa diiringi demam dan mengigil. Penyakit ini biasa juga disebut sindrom tangan, kaki, dan mulut. Mengingat virus ini menular maka anak harus diisolasi dari teman-teman bermainnya. Berikan anak makanan tinggi protein dan istirahat cukup agar daya tahan tubuh meningkat.
Jadi, sekarang pastinya anda sudah tau Macam-macam Penyakit pada Mulut anda. Untuk itu dari sekarang jangan menyepelekan perawatan mulut yang baik. Karena lebih baik mencegah dari pada mengobati..
7 PENYAKIT PADA MUSIM HUJAM
Image by : Fotosearch
Intensitas hujan yang masih tinggi menyebabkan banjir menggenangi beberapa daerah di Indonesia, termasuk Jakarta. Sejumlah penyakit pun rawan berjangkitan. Tak ada salahnya Anda lebih waspada, terutama terhadap tujuh penyakit menular berikut ini, yang disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jendral Kementerian Kesehatan RI:
1. Diare. Penyakit ini sangat terkait erat dengan kebersihan individu. Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi dan potensi banjir meningkat, sumber-sumber air minum masyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal, akan banyak ikut tercemar. Selain itu, pada saat banjir, biasanya akan terjadi pengungsian sehingga fasilitas dan sarana serba terbatas, termasuk ketersediaan air bersih. Itu semua potensial menimbulkan penyakit diare disertai penularan yang cepat. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi agar terhindar dari serangan diare, sebaiknya selalu membiasakan cuci tangan dengan sabun setiap kali akan makan/minum, serta sehabis buang hajat. Biasakan pula merebus air minum hingga mendidih setiap hari, serta menjaga kebersihan lingkungan, menghindari tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal. Dan bila ada gejala-gejala diare, segera ganti cairan dan elektrolit yang hilang dengan minum oralit dan hubungi petugas kesehatan terdekat.
2. Demam Berdarah. Pada saat musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan tempat perindukanaedes aegypti, yaitu nyamuk penular penyakit demam berdarah. Hal itu karena saat musim hujan banyak sampah, misalnya kaleng bekas, ban bekas serta tempat-tempat tertentu yang terisi air dan terjadi genangan untuk beberapa waktu. Genangan air itulah akhirnya menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk tersebut. Dengan peningkatan populasi nyamuk sebagai penular penyakit, maka risiko terjadinya penularan juga semakin meningkat. Untuk itu, sebaiknya Anda aktif melakukan 3M, yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teratur dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat. Selain itu, segera bawa keluarga Anda ke sarana kesehatan, bila ada yang sakit dengan gejala panas tinggi yang tidak jelas penyebabnya, yang disertai tanda-tanda perdarahan.
3. Leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira, dan termasuk salah satu penyakit zoonosis karena ditularkan melalui hewan. Di Indonesia hewan penular utama adalah tikus, melalui kotoran dan air kencingnya. Pada musim hujan, terutama saat terjadi banjir, maka tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan ikut keluar menyelamatkan diri. Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia, di mana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir tersebut. Seseorang yang memiliki luka, kemudian terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran/kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka akan berpotensi terinfeksi dan jatuh sakit. Untuk menghindarinya, Anda bisa melakukan langkah-langkah antisipasi, yaitu menekan dan menghindari tikus yang berkeliaran di sekitar Anda, dengan selalu menjaga kebersihan, hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama bila ada luka, gunakan pelindung, misalnya sepatu, bila terpaksa harus ke daerah banjir, dan segera berobat ke sarana kesehatan, bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.
3. Leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira, dan termasuk salah satu penyakit zoonosis karena ditularkan melalui hewan. Di Indonesia hewan penular utama adalah tikus, melalui kotoran dan air kencingnya. Pada musim hujan, terutama saat terjadi banjir, maka tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan ikut keluar menyelamatkan diri. Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia, di mana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir tersebut. Seseorang yang memiliki luka, kemudian terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran/kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka akan berpotensi terinfeksi dan jatuh sakit. Untuk menghindarinya, Anda bisa melakukan langkah-langkah antisipasi, yaitu menekan dan menghindari tikus yang berkeliaran di sekitar Anda, dengan selalu menjaga kebersihan, hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama bila ada luka, gunakan pelindung, misalnya sepatu, bila terpaksa harus ke daerah banjir, dan segera berobat ke sarana kesehatan, bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.
4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyebab penyakit ini dapat berupa bakteri, virus dan berbagai mikroba lain. Gejala utama dapat berupa batuk dan demam, kalau berat, dapat disertai sesak napas, nyeri dada. Penanganan penyakit ini dapat dilakukan dengan istirahat, pengobatan simtomatis sesuai gejala atau pengobatan kausal untuk mengatasi penyebab, peningkatan daya tahan tubuh, pencegahan penularan kepada orang sekitar, antara lain dengan menutup mulut ketika batuk, tidak meludah sembarangan. Faktor berkumpulnya banyak orang, misalnya di tempat pengungsian korban banjir, juga berperan dalam penularan ISPA
5. Penyakit Kulit. Penyakit ini dapat berupa infeksi, alergi atau bentuk lain. Pada musim banjir, maka masalah utamanya adalah kebersihan yang tidak terjaga baik. Seperti ISPA, maka faktor berkumpulnya banyak orang berperan dalam penularan infeksi kulit.
6. Penyakit Saluran Cerna Lain. Demam tifoid merupakan salah satu penyakit saluran cerna, yang juga terkait dengan faktor kebersihan makanan.
7. Perburukan Penyakit Kronis yang Mungkin Sudah Diderita. Hal itu terjadi karena penurunan daya tahan tubuh, akibat musim hujan berkepanjangan, apalagi bila banjir berhari-hari.
SARAN :
Agar terhindar dari penyakit-penyakit di atas, sebaiknya terapkan selalu perilaku hidup bersih sehat, antara lain dengan makan/minum yang baik dan bersih (selalu makanan yang sudah dimasak), tidak jajan sembarangan, istirahat yang cukup, mengupayakan kebersihan diri dan lingkungan, menghindari buang sampah sembarangan dan senantiasa melakukan cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan mengolah makanan, serta setelah BAB, menceboki anak dan memegang lingkungan yang kotor dan hewan.
Langganan:
Postingan (Atom)