Jenis penyakit kista sangat beragam dan menakutkan bagi kaum wanita, apabila penyakit kista yang diderita terus berkembang dan bertambah parah hal ini menimbulkan rasa khawatir, cemas sehingga stress berlebih, bahkan bisa menimbulkan penyakit lainnya.
Cara terbaik untuk menghindari penyakit kista adalah dengan melakukan pencegahan alami dan pengobatan alami, cara alami ini sudah banyak dilakukan oleh kaum wanita lainnya, maka dari itu kami disini memberikan informasi terlengkap dan teraktual seputar penyakit kista.
Kista dapat terbentuk melalui bermacam-macam proses dan menghasilkan berbagai jenis kista, antara lain:
- Kista ovarium adalah semacam kantung tertutup yang dapat berisi cairan, gas, atau benda padat.
- Kista Folikuler
Merupakan jenis kista yang paling sering terjadi. Kista ini terbentuk karena sel telur tidak dilepaskan pada saat ovulasi (proses pelepasan sel telur dari indung telur ke rahim). - Kista Korpus Luteum
Merupakan kista yang terbentuk setelah sel telur dilepaskan dari ovarium. - Kista Dermoid
Merupakan kista yang berisi jaringan tubuh, seperti lemak, tulang, gigi, rambut, dll. - Kista Cokelat atau Kista Endometrioma
Merupakan kista yang terbentuk karena adanya jaringan dalam rahim yang terdapat di dalam ovarium. - Kista Denoma
Merupakan tumor jinak yang berkembang dari jaringan ovarium berisi cairan berlendir. Kista jenis ini dapat membesar dengan berdiameter mencapai lebih dari 12 inchi.

Skema Gambar Ciri Ciri Penyakit Kista
Berikut Ciri Ciri Penyakit Kista :
- Nyeri perut pada bagian bawah.
- Keluhan sakit pada pinggang belakang.
- Sakit saat berhubungan seks atau intim.
- Nyeri perut hebat di sertai mual dan muntah.
- Pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur.
- Haid yang sangat banyak atau justru terlalu sedikit.
- Pada keadaan lanjut dapat teraba benjolan di daerah perut.
- Pembesaran perut akibat beberapa jenis kista yang cenderung tubuh makin besar.
- Perubahan pola haid, terlambat haid atau pendarahan di antaranya periode haid.
- Rasa sakit seperti di gigit semut di bagian bawah perut kiri dan kanan secara rutin.
- Jika kista pecah misalnya saat berhubungan seksual penderita akan merasa nyeri bertambah bila melakukan aktivitas fisik.
- Keluhan nyeri ketiak menjelang atau dalam masa haid, beberapa penderita bahkan ada yang bisa sampai pingsan karena tidak tahan saking sakit nya menahan.
- Sering merasa ingin buang air besar / kecil karena jaringan kista terus membesar semakin menekan kandung kemih sehingga tidak dapat menampung banyak air seni.
Selain dari ciri gejala awal penyakit kista diatas, adapun beberapa penyebab lainnya yang beresiko terserangnya penyakit kista yaitu, faktor usia, faktor keturunan, ketidak seimbangan hormon, sirkulasi haid yang tidak teratur, pola makan yang tidak sehat, hidup tidak sehat, dan berbagai penyebab lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar