Rabu, 29 April 2015

Bahaya Maskara dan Eyeliner

Bagi anda yang suka berdandan. Semua wanita pasti hoby berdandan ya, berdandan adalah hal rutin yang anda lakukan setiap hari. Dengan berdandan akan membuat anda lebih percaya diri, namun tahukah anda tidak semua peralatan cosmetic bisa cocok dengan keadaan kulit wajah anda? Nah terutama yang sering anda pakai selain bedak, yaitu maskara dan eyeliner, bagi anda yang suka menggunakan dua perias wajah ini, ada baiknya anda harus lebih berhati-hati. Sebelum menggunakan maskara dan eyeliner ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut. Pasalnya, penggunaan yang salah tentu akan menimbulkan beberapa efek samping.

-Jangan membeli maskara yang terbuat dari fiber. Sebab, sikat yang ada didalamnya tidak membuat bulu mata Anda terlihat lebih panjang dan lentik.

-Hindari menggunakan maskara waterproof secara rutin. Sebab, maskara jenis itu susah untuk dibersihkan.

-Maskara dengan warna yang lebih terang bisa menjadi salah satu pilihan untuk Anda. Namun, sebaiknya jangan digunakan terlalu sering sebab akan membuat bulu mata Anda rusak.

-Selalu kenakan maskara disaat terakhir Anda selesai make up. Jangan lupa untuk membersihkannya sebelum Anda pergi tidur. Sebab, maskara bisa merontokkan bulu mata Anda.

-Minyak zaitun dan kelapa juga bisa menjadi salah satu alternative untuk membuat bulu mata Anda terlihat panjang dan lentik. Dengan bahan yang lebih alami tentunya tidak akan ada efek samping saat memakainya.


Ada beberapa macam eyeliner berikut manfaatnya yang bisa menjadi pilihan Anda:

Pensil Eyeliner. Dibandingkan jenis eyeliner lain, pensil eyeliner lebih dulu populer karena lebih mudah digunakan. Namun, formula dari pensil eyeliner tidak bertahan lama sehingga perlu digunakan berulang-ulang. Pensil eyeliner yang berbahan lunak dan lembut lebih cocok digunakan untuk membentuk garis mata tebal, sementara pensil alis yang berbahan lebih keras biasanya lebih tahan lama dan dapat digunakan untuk membentuk garis tipis. Untuk menjaga agar pensil eyeliner ini tetap steril dan bebas bakteri, sebaiknya ketika digunakan Anda meraut pensil eyeliner kembali. Tetapi merautnya sebaiknya tidak terlalu lancip karena akan menyakiti daerah mata Anda.

Eyeliner Liquid. Eyeliner liquid atau eyeliner cair biasanya dikemas dalam bentuk tube atau botol kecil yang disertai dengan sikat tipis dan runcing untuk memudahkan penggunaan Eyeliner liquid berwarna lebih pekat daripada pensil eyeliner serta lebih cepat kering dan tidak mudah luntuir kecuali jika terkena air secara langsung. Namun beberapa eyeliner cair terdapat bahan khusus yang tahan air atau waterproof yang biasanya tertera pada labelnya. Jika memiliki jenis kulit di sekitar mata yang berminyak sebaiknya menggunakan eyeliner cair yang waterproof agar eyeliner tidak mudah belepotan atau berantakan.

Liquid Pencil Eyeliner. Jenis liquid pencil eyeliner ini sedikit mirip dengan eyeliner cair, namun biasanya eyeliner jenis ini memiliki kuas dan kemasan yang menyatu membentuk pencil. Eyeliner jenis ini lebih mudah digunakan oleh Anda yang masih belajar menggunakan eyeliner pada mata.

Eyeliner Gel. “Eyeliner jenis ini biasanya dikemas dalam bentuk botol atau pot. Eyeliner gel teksturnya lebih creamy. Biasanya eyeliner bentuk gel diaplikasikan menggunakan kuas tipis dan runcing. Tak jarang untuk mengaplikasikan eyeliner gel membutuhkan brush tersendiri.

Bahaya eyeLiner

Mata yang terbingkai cantik akan membuat Anda lebih percaya diri. Fokus riasan wajah memang lebih sering terpusat pada mata, sehingga tidak heran jika Anda dan sebagian besar wanita di seluruh dunia memakai eyeliner untuk mempertegas bentuk bingkai mata.

Eyeliner, ada dalam bentuk pensil maupun cair. Dalam beberapa waktu terakhir, para produsen kosmetik juga memberi banyak pilihan warna. Tidak hanya coklat, hitam dan biru gelap, tetapi juga warna cerah lain seperti biru muda, hijau, abu-abu, jingga dan lain sebagainya. Selain itu, ada juga eyeliner yang dicampur dengan glitter.

Apakah Anda sudah merasa aman dengan eyeliner yang mencantumkan keterangan aman? Perhatikan lagi permasalahan yang timbul pada bagian mata Anda. Jika setelah memakai eyeliner timbul rasa gatal, mata merah dan perasaan tidak nyaman di sekitar mata, bisa jadi Anda tidak cocok dan alergi terhadap produk eyeliner tersebut.

Segera buang jika Anda menemukan reaksi alergi setelah memakai eyeliner, sekalipun harga produk itu mahal, Anda tentunya lebih sayang pada kesehatan mata daripada harga dari sebotol atau sebatang eyeliner. Selain itu, perhatikan tips di bawah ini agar mata Anda tetap aman selama memakai eyeliner.

Tak hanya maskara, menggunakan eye liner di tepi mata sebaiknya tak setiap hari dilakukan. "Jika Anda melakukan ini sekali-sekali ketika Anda mempunyai acara besar... maka tidak apa-apa dilakukan, " kata Elise Brisco, dari Hollywood Vision Center.

Menurutnya, jika dilakukan setiap hari partikel dari liner bisa mengapung di air mata dan menyumbat saluran. "Ini bisa menyebabkan infeksi mata, bintitan, dan memicu reaksi alergi pada mata Anda, terutama karena pengawet dan bahan kimia yang terkandung di makeup," ujarnya.

Ia menyarankan, jika wanita ingin menggunakan eye linner, pakailah di sepanjang garis bulu mata saja, bukan tepi bagian dalam agar aman.

Ciri – Ciri dan Gejala Penyakit Kanker Otak


Ciri – Ciri dan Gejala Penyakit Kanker otak merupakan salah satu penyakit kronis yang menyerang organ otak. Inilah penyebab kanker otak sangat patut untuk diwaspadai karena dengan adanya serangan terhadap otak sebagai bagian paling vital dan paling berhubungan dengan tubuh, maka kinerja organ lain akan terganggu, sehingga kesembuhan akan sangat jarang terjadi.
Yang lebih buruk adalah, penyakit kanker otak ini tidak pandang bulu, karena berbeda dengan jenis kanker lain yang biasa terjadi akibat gaya hidup tidak sehat atau karena usia yang telah lanjut, kanker otak justru dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja. Maka sangat penting bagi Anda untuk mengenali ciri-ciri penyakit kanker otak sebagai upaya pencegahan, sekaligus untuk mengetahui alternatif cara pengobatannya.

Ciri – Ciri dan Gejala Penyakit Kanker Otak

ciri-gejala-penyakit-kanker-otakCiri-ciri penyakit kanker otak yang pertama adalah rasa nyeri yang dalam pada kepala. Hal ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel kanker di dalam otak, yang memberikan tekanan abnormal di dalam tengkorak. Jika dibiarkan, tekanan ini dapat menyebar hingga ke syaraf sehingga dapat memicu suatu bentuk kerusakan saraf, yang kemudian akan memunculkan gejala kanker otak seperti berikut ini:
1. Sakit kepala
Sakit kepala pada penderita kanker otak bukanlah jenis sakit kepala biasa. Tanda-tandanya adalah rasa sakit kepala yang terjadi di tempat yang tidak biasa, seperti misalnya di bagian kepala belakang, atau di bagian belakang telinga. Sakit kepala ini biasanya juga akan terasa semakin sering terjadi hingga kadang menyebabkan rasa mual.
2. Gangguan penglihatan
Gangguan ini dapat terjadi akibat rasa sakit kepala yang hebat Namun di samping itu, pandangan yang berbayang, kabur, atau ganda adalah beberapa ciri kanker otak yang paling sering dialami.
3. Mati rasa
Ada beberapa anggota tubuh yang tidak dapat bebas digerakkan, seperti misalnya kaki dan tangan. Lebih jauh Anda akan sering merasa kejang tanpa adanya gangguan epilepsi, dan sulit untuk menjaga keseimbangan tubuh.
4. Perubahan perilaku
Serangan kanker otak juga dapat ditandai dengan adanya perubahan kepribadian, dan respon yang berkurang terhadap persoalan sehari-hari.
Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa faktor yang mempengaruhi angka harapan hidup pasien kanker otak, diantaranya adalah kemampuan untuk melakukan deteksi dini, salah satunya dengan mengenali ciri-ciri penyakit kanker otak, kemampuan untuk melihat dimana lokasi pasti kanker di otak, dan yang terakhir adalah kemampuan teknologi untuk melakukan upaya diagnosis dan terapi.
Selain menjalani pengobatan secara medis, tidak ada salahnya untuk melakukan pengobatan herbal dengan mengkonsumsi sarang semut dipercaya mampu mengobati kanker otak.

Gejala Awal Orang Terkena Penyakit Leukimia

Ciri-ciri Gejala Awal Orang Terkena Penyakit Leukimia


Penyakit Leukimia merupakan salah satu dari jenis penyakit kanker yang ganas atau sangat berbahaya. Penyakit Leukimia ini biasanya lebih dikenal dengan istilah penyakit kanker darah. Penyebab dari penyakit kanker darah atau leukemia ini yaitu akibat dari pertumbuhan dan peningkatan jumlah sel-sel darah putih secara tidak terbatas dan tidak normal di dalam darah maupun didalam sumsum tulang yang membuat fungsi dari sel darah terganggu. Adanya peningkatan sel-sel darah putih tersebut bisa terjadi disebabkan oleh terkena radiasi.

Banyak sudah nyawa terenggut dikarenakan menderita penyakit kanker darah atau leukimia ini. Penderitanya pun tidak mengenal batas usia. Semua orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bisa saja terkena penyakit kanker darah ini. Oleh karena berbahayanya penyakit leukimia ini, marilah kita belajar mengenali ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit leukemia. Dengan pengenalan dan pendeteksian dari awal, kita bisa segera melakukan tindakan pengobatan agar penyakitnya tidak semakin menyebar terlalu parah dan menjadi leukemia yang akut. Karena, jika sudah akut stadium atau level kanker darahnya, maka si penderita bisa tidak tertolong lagi.
Langsung saja, berikut inilah ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit leukemia;
  • Penderita leukimia stadium awal mungkin belum secara sadar mengenai adanya kelainan pada dirinya, terutama kelainan didalam darahnya. Bila orang normal pada biasanya terluka dan mengeluarkan darah dari tubuhnya yang terluka tersebut, lalu darahnya akan segera menggumpal dan juga aliran darahnya terhenti. Tetapi, jika menderita gangguan pada sel darah, bila terluka kemudian mengeluarkan darah, maka aliran darahnya itu akan sulit dihentikan. Pendarahan akan terus terjadi dan penderita bisa mengalami kekurangan darah atau anemia. Ataupun, jika anda terluka lalu darahnya yang keluar berwarna pink, maka itulah ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit leukimia.
  • Seringnya mengalami mimisan yang disertai dengan kepala yang sangat pusing rasanya tidak tertahankan.
  • Sering pula mengalami pendarahan pada gusi dan giginya yang sulit untuk diatasi dikarenakan darahnya sangat sulit untuk membeku.
  • Mengalami pula rasa nyeri di tulang belakang dan persendian yang terlalu sering. Rasa nyeri yang dialami bisa membuat penderita mengalami demam tinggi.
  • Sangat rentan terkena infeksi dikarenakan sel darah putih didalam darahnya tidak normal dan infeksi yang akan sering dialami antara lain luka di mulut, amandel, diare, radang paru-paru, dan penyakit infeksi lainnya.
  • Merasakan tubuh sangat lemah dan lelah.
Waspadai dan segeralah  periksakan ke dokter jika anda ataupun keluarga anda dan teman-teman serta kerabat anda sering mengalami hal ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit leukimia tersebut.
Selain dikarenakan terkena radiasi, leukimia bisa menjangkiti seseorang karena adanya faktor keturunan seperti orang tua yang memiliki penyakit leukimia, bisa saja anaknya juga suatu saat nanti menderita penyakit itu juga. Untuk ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit leukimiapada anak-anak hampirlah sama dengan yang diderita oleh orang dewasa. Namun, biasanya anak-anak tidak begitu merasakan apa penyakit yang dideritanya itu. Untuk anak-anak penderita kanker darah badannya akan mengalami penyusutan berat badan yang begitu drastis. Tanda lainnya ciri-ciri gejala awal orang terkena penyakit leukimia pada anak-anak adalah tubuhnya akan kehilangan keseimbangan sehingga sering sekali saat berjalan mudah terjatuh.

Ciri Ciri Penyakit Kista

Jenis penyakit kista sangat beragam dan menakutkan bagi kaum wanita, apabila penyakit kista yang diderita terus berkembang dan bertambah parah hal ini menimbulkan rasa khawatir, cemas sehingga stress berlebih, bahkan bisa menimbulkan penyakit lainnya.

Cara terbaik untuk menghindari penyakit kista adalah dengan melakukan pencegahan alami dan pengobatan alami, cara alami ini sudah banyak dilakukan oleh kaum wanita lainnya, maka dari itu kami disini memberikan informasi terlengkap dan teraktual seputar penyakit kista.
Kista dapat terbentuk melalui bermacam-macam proses dan menghasilkan berbagai jenis kista, antara lain:
  • Kista ovarium adalah semacam kantung tertutup yang dapat berisi cairan, gas, atau benda padat.
  • Kista Folikuler
    Merupakan jenis kista yang paling sering terjadi. Kista ini terbentuk karena sel telur  tidak dilepaskan pada saat ovulasi (proses pelepasan sel telur dari indung telur ke rahim).
  • Kista Korpus Luteum
    Merupakan kista yang terbentuk setelah sel telur dilepaskan dari ovarium.
  • Kista Dermoid 
    Merupakan kista yang berisi jaringan tubuh, seperti lemak, tulang, gigi, rambut, dll.
  • Kista Cokelat atau Kista Endometrioma
    Merupakan kista yang terbentuk karena adanya jaringan dalam rahim yang terdapat di dalam ovarium.
  • Kista Denoma
    Merupakan tumor jinak yang berkembang dari jaringan ovarium berisi cairan berlendir. Kista jenis ini dapat membesar dengan berdiameter mencapai lebih dari 12 inchi.
bahaya penyakit kista
Skema Gambar Ciri Ciri Penyakit Kista
Berikut Ciri Ciri Penyakit Kista :
  1. Nyeri perut pada bagian bawah.
  2. Keluhan sakit pada pinggang belakang.
  3. Sakit saat berhubungan seks atau intim.
  4. Nyeri perut hebat di sertai mual dan muntah.
  5. Pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur.
  6. Haid yang sangat banyak atau justru terlalu sedikit.
  7. Pada keadaan lanjut dapat teraba benjolan di daerah perut.
  8. Pembesaran perut akibat beberapa jenis kista yang cenderung tubuh makin besar.
  9. Perubahan pola haid, terlambat haid atau pendarahan di antaranya periode haid.
  10. Rasa sakit seperti di gigit semut di bagian bawah perut kiri dan kanan secara rutin.
  11. Jika kista pecah misalnya saat berhubungan seksual penderita akan merasa nyeri bertambah bila melakukan aktivitas fisik.
  12. Keluhan nyeri ketiak menjelang atau dalam masa haid, beberapa penderita bahkan ada yang bisa sampai pingsan karena tidak tahan saking sakit nya menahan.
  13. Sering merasa ingin buang air besar / kecil karena jaringan kista terus membesar semakin menekan kandung kemih sehingga tidak dapat menampung banyak air seni.
Selain dari ciri gejala awal penyakit kista diatas, adapun beberapa penyebab lainnya yang beresiko terserangnya penyakit kista yaitu, faktor usia, faktor keturunan, ketidak seimbangan hormon, sirkulasi haid yang tidak teratur, pola makan yang tidak sehat, hidup tidak sehat, dan berbagai penyebab lainnya.

KANKER SERVIKS

Kanker serviks merupakan jenis penyakit berbahaya yang menyerang wanita. Penyebab utama kanker serviks (kanker leher rahim) adalah human papilloma virus (HPV) atau virus papiloma manusia. Virus ini ditemukan pada 77% perempuan yang terjangkit HIV-positif dan sisa nya kepada wanita siapa saja. Di Indonesia kanker serviks merupakan ancaman bagi wanita karena sesuai data yang ditemukan setiap hari 40 wanita yang dinyatakan kanker serviks, 20 diantaranya meninggal dunia. Di dunia setiap dua menit sekali wanita yang telah terdiagnosa kanker serviks meninggal dua menit sekali.
Kurangnya pengetahuan mengenai gejala dan tanda kankers serviks membuat sebagian wanita tidak menyadari. Bahkan kanker ini akan menyerang siapa saja dalam rentan usia yang tak terbatas. Perempuan tidak sadar ketika Human Papiloma Virus (HPV) menyerangnya. HPV , mikroorganisme kecil yang berukaran 55 mm dan memiliki 100 tipe HPV yang dapat menginfeksi kulit sehingga menimbulkan kutil. Virus yang berkembangbiak dan bertahan menyerang sistem kekabal tubuh sehingga memicu kanker serviks.

Gejala Awal Kanker Serviks

Pada stadium awal penderita kanker serviks sulit ditemukan gejalanya. Penderita kankers serviks pada awal terinfeksi virus layaknya seperti perempuan normal. Adapun pemeriksaan secara medis dengan bantuan tes pap dapat mendeteksi secara dini adanya gejala kanker serviks. Test pap dapat dilakukan pada usia 21 tahun dan selanjutnya dilakukan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Pada usia 30 akan dilakukan test pap dan juga tes HPV secara terus menerus hingga usia 65 tahun.
Adapun gejala lain yang mengarah pada terinfeksinya virus HPV adalah sebagai berikut :

1. Keputihan patogonis

keputihan (flour albus) yaitu keluarnya cairan selain darah dari kewanitaan dalam jumlah banyak. Meskipuun tidak semua keputihan berbahaya akan tetapi jika anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri berikut, anda harus waspada :Keluarnya cairan dalam jumlah banyak, Cairan berubah menjadi kental, Berbau tidak sedap, Berwarna tidak normal (kekuning-kuningan, kehijauan, kecoklatan), Timbul rasa panas dan gatal pada area kewanitaan keputihan dengan ciri-ciri perlu perhatian serius, konsultasikan dengan dokter spesialis obygn.

2. Sakit pada area kewanitaan

Rasa sakit yang menyerang area kewanitaan disebabkan karena human papiloma virus (HPV) telah berkembang dan mengganggu imunitas tubuh sehingga berakibat perut bagian bawah sakit, muncul sakit pada paha, sakit pada persendiaan panggul saat menstruasi, sakit ketika buang air besar dan sakit ketika berhubungan badan.

3. Pendarahan

Kebanyakan wanita menanggap bahwa pendarahan yang terjadi karena siklus menstruasi yang tidak normal, akan tetapi perlu diwaspadai jika darah yang kelaur dari area kewanitaan anda sering dan berlangsung rutin maka harus memeriksakan segera pada dokter.

4. Nyeri buang air kecil

Kantung kemih yang terinfeksi dengan virus akan mengakibatkan penderita mengalami rasa sakit buang air kecil ini merupakan gejala kanker serviks memasuki stadium lanjut.

5. Timbul rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan seks

Sering menggonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual beresiko tinggi mengakibatkan kanker serviks. Ketika berhubungan intim sering sakit dan mengeluarkan darah disebabkan adanya infeksi pada leher rahim yang parah.

6. Penurunan nafsu makan

Penurunan nafsu makan menyebakan imunitas menurun sehingga rawan terjadi stress, cemas berlebih, dan menggangu energi. Selain itu, ini merupakan tanda awal terjadinya gejala kanker serviks.

7. Bengkak pada kaki

Ketika anda mengalami kaki bengkak tanpa sebab, mungkin ini serangkaian tanda virus penyebab kanker serviks menyerang tubuh anda.

8. Cepat Lelah

Kelelahan yang menandakan anda terjangkit HPV adalah kelelahan tanpa sebab yang menyerang waktu bersantai anda.

DAMPAK DAN AKIBAT MEROKOK

Anda seorang perokok? Atau ada keluarga, teman atau rekan kerja anda yang merokok? Mulailah berpikir bahwa rokok dapat merusak tubuh anda dengan berbagai cara, mulai dari menurunkan sistem kekebalan tubuh sampai meningkatkan risiko infeksi.
Bila dibanding mereka yang tidak merokok, perokok cenderung merasa kurang sehat, lebih rentan terserang penyakit, lebih sering tidak masuk kerja karena alasan sakit, dan jika di rawat inap di RS akan membutuhkan waktu yang lebih panjang.


Pada perokok, risiko komplikasi lebih tinggi dan kemampuan bertahan setelah menjalani operasi menurun karena kerusakan sistem kekebalan tubuh. Risiko tinggi terhadap infeksi, pneumonia, dan komplikasi pernapasan lainnya juga telah siap menghadang.
Rokok Pengaruhi Seluruh Tubuh
Kepadatan tulang pada perokok akan berkurang, sehingga dapat menyebabkan terjadinya patah tulang pinggul. Kepadatan tulang pada perokok diketahui lebih rendah daripada mereka yang tidak merokok.
Merokok menyebabkan penyakit arteri perifer yang dapat mempengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh. Yang terjadi, pembuluh arteri yang mensuplai darah ke kaki menjadi sempit dengan adanya aterosklerosis.
Meskipun aterosklerosis lebih umum dihubungkan dengan penyakit jantung, namun aterosklerosis dapat mempengaruhi arteri di bagian tubuh manapun, termasuk di kaki dan otak. Arteri yang sehat bersifat kuat, fleksibel dan elastis, serta dinding dalamnya lembut sehingga memungkinkan darah bergerak bebas sepanjang arteri untuk mensuplai jaringan dan organ.
Kanker merupakan penyakit pertama yang dihubungkan dengan rokok. Merokok dapat menyebabkan beberapa jenis kanker, diantaranya kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker laring, dan kanker esofagus.
Dalam waktu 10 detik setelah diisap, nikotin dalam rokok akan segera mencapai otak. Saat anda mengisap rokok itulah terjadi pengiriman bahan kimia ke otak yang akan mengubah sifat kimiawi dalam otak sehingga mempengaruhi perasaan perokok. Diketahui bahwa rokok merupakan salah satu penyebab stroke.
Merokok juga dapat mempengaruhi mata anda. Merokok akan meningkatkan risiko terjadinya katarak 2-3 kali lebih tinggi. Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia.
Perokok akan lebih mudah terkena infeksi saluran pernapasan bagian atas seperti flu dan radang tenggorokan karena infeksi virus atau bakteri. Merokok merusak kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit.
Rokok dan Paru-paru
Pria perokok 23 kali lebih berisiko terkena kanker paru sementara wanita perokok 13 kali lebih berisiko terkena kanker paru. Merokok menyebabkan sekitar 90% kematian karena kanker paru pada pria dan sekitar 8% pada wanita. Namun mengisap rokok rendah nikotin dan tar tidak akan menurunkan risiko kanker paru.
Merokok menyebabkan kerusakan saluran napas pada paru-paru yang dapat mengakibatkan penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), termasuk emfisema. Perokok berisiko terkena infeksi saluran pernapasan bagian bawah, seperti pneumonia atau bronkitis akut yang disebabkan infeksi virus atau bakteri.
Merokok berhubungan dengan asma pada anak dan remaja. Asma merupakan penyakit yang ditandai dengan pembengkakan pada saluran napas, menyebabkan terjadinya penyempitan, dan menghambat aliran udara dari dan ke dalam paru-paru.
Merokok berhubungan dengan batuk kronis dan napas berbunyi. Merokok selama masa anak-anak dan remaja akan mengganggu perkembangan paru-paru. Fungsi paru, yang diukur dari seberapa efektif paru-paru memindahkan udara dari dan ke dalam tubuh, menurun secara alami sejalan dengan usia. Penurunan ini makin cepat pada perokok. Merokok selama masa kehamilan dapat menurunkan fungsi paru pada janin.
Rokok dan Jantung
Merokok menyebabkan penyakit jantung koroner. Merokok dihubungkan dengan segala jenis kematian karena serangan jantung pada pria dan wanita. Penyakit jantung koroner karena merokok dapat berkontribusi pada gagal jantung kongestif. Namun mengisap rokok rendah nikotin dan tar tidak akan menurunkan risiko penyakit jantung koroner.
Merokok menyebabkan aterosklerosis (pengerasan arteri). Racun dalam darah yang berasal dari rokok berkontribusi menimbulkan aterosklerosis. Banyak kasus penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit arteri disebabkan oleh aterosklerosis.
Rokok dan Kehamilan
Mereka yang tidak merokok memiliki komplikasi yang lebih sedikit terhadap kehamilan dan memiliki bayi yang lebih sehat dibanding perokok. Merokok dapat menyebabkan kanker leher rahim (serviks). Penggunaan tembakau akan meningkatkan risiko perubahan sel pra-kanker menjadi kanker pada leher rahim. Ketika lahir, bayi akan melewati leher rahim. Merokok dapat menyebabkan kemandulan pada wanita, membuatnya sulit memiliki keturunan.
Merokok selama masa kehamilan berbahaya karena kehamilan merupakan masa perkembangan janin. Seorang ibu perokok dapat melahirkan bayi prematur atau dengan berat lahir rendah, penyakit pernapasan dan penyakit lainnya. Berat lahir rendah merupakan penyebab kematian utama pada bayi.
Nikotin dalam rokok akan menyebabkan pembuluh darah pada tali pusat dan uterus menyempit, sehingga akan menurunkan jumlah oksigen yang diterima bayi. Nikotin juga menurunkan jumlah darah dalam aliran darah bayi, yang dapat berakibat berat lahir bayi menjadi rendah.
Wanita yang merokok selama kahamilan memiliki risiko pecahnya membran secara prematur sebelum proses kelahiran dimulai. Ini dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan kemungkinan kematian janin.
Jika ibu menyusui merokok, maka air susunya kemungkinan mengandung nikotin, dan akan membahayakan bayi yang meminumnya.

PENYAKIT DIABETES

 
Diabetes disebut juga sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula. Karena diabetes berhubungan erat dengan suatu organ tubuh yang disebut pankreas, maka pembahasan diabetes kali ini diawali dengan apa itu pankreas.
 
Pankreas atau kelenjar ludah perut merupakan sebuah alat pencernaan yang berbentuk pipih dengan ukuran panjang 12,5 cm, lebar 2,5 cm dan berat 120 gr. Pankreas terletak di belakang perut dan melintang pada bagian belakang rongga perut (sedikit di bawah lambung). Fungsi utama dari pankreas adalah eksokrin dan endokrin, yaitu menghasilkan enzim-enzim pencernaan dan hormon penting lain seperti insulin.

Secara garis besar, pankreas terdiri dari dua bagian, salah satunya adalah bagian besar, yang bertugas dalam proses-proses pencernaan dengan pengeluaran enzim-enzimnya. Bagian dari pankreas yang lain adalah bagian kecil atau disebut juga ekor pankreas. Ekor pankreas memiliki fungsi yang berbeda karena bagian ini masuk pada susunan kelenjar endokrin. Bagian kecil dari pankreas ini mengeluarkan dua jenis hormon, yaitu insulin dan glukagon. Insulin dihasilkan di dalam sel-sel beta, dan glukagon dihasilkan oleh sel-sel alpha pada pankreas. Insulin adalah hormon yang sangat membantu tubuh untuk menyimpan makanan agar tidak hilang begitu saja di dalam air seni. Jadi hormon insulin sangat berhubungan erat dengan metabolisme di dalam tubuh.
 
Mengapa Terjadi Diabetes ?

Pada orang normal, hormon insulin seharusnya dihasilkan dalam jumlah yang cukup. Kekurangan insulin menyebabkan naiknya kadar gula atau glukosa di dalam darah, sedangkan sel-sel tubuh tidak mendapatkan persediaan yang cukup dari makanan itu. Dalam kasus ini, kelebihan glukosa akan dibuang melalui air seni. Keadaan inilah yang disebut dengan diabetes. Jika hal ini berlangsung terus menerus, penderita akan menjadi lemah, dan bisa jadi menyebabkan kematian karena kekurangan zat-zat makanan.

Penyakit diabetes tergolong penyakit yang rumit. Disini bukan hanya pankreas saja yang terlibat, namun juga organ-organ dan hormon-hormon lain termasuk anak ginjal (adrenal), hipofise, gondok dan hati. Bila pankreas tidak menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, atau bila alat-alat endokrin lainnya tidak memiliki keseimbangan, maka kadar gula akan naik melebihi keadaan normal dan terjadilah penyakit diabetes. Secara kasarnya, untuk bertahan hidup dengan keadaan itu (diabetes), si penderita harus melakukan salah satu dari dua hal berikut :
  1. Mengurangi makannya
  2. atau ia harus menyediakan insulin dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi keperluan hidupnya.

Gejala dan Tanda Bahaya Diabetes

Bila penyakit diabetes sudah parah dan tidak dapat diatasi lagi, si penderita akan menderita rasa haus yang hebat. Berat badannya pun semakin berkurang meskipun ia selalu merasa lapar dan makan dengan lahapnya. Pada waktu yang sama, ia juga akan mengeluarkan air seni dalam jumlah yang banyak atau sering, ini karena zat-zat makanannya selalu terbuang dalam air seni itu. Jelas hal ini akan mengurangi daya tahan tubuhnya terhadap penyakit atau infeksi. Selain itu, penderita diabetes mungkin juga akan menderita penyakit kulit menahun, sekaligus perasaan lelah dan lemah. Luka sayat bahkan luka lecet sekalipun akan sulit sembuh.

Pada awal penyakit, penderita diabetes umumnya tidak merasakan gejala-gejala hebat seperti itu, karena taraf-taraf awal gejala-gejalanya memang kadang tidak terlihat nyata. Kecuali mendapatkan pengobatan yang baik, keadaan ini akan bertambah parah, dan akan menemui kesulitan yang lebih besar. Bila terjadi pada orang yang lebih muda, kemungkinan penyakitnya akan lebih serius, dan biasanya penyakit diabetes pada orang muda akan lebih cepat berkembang dan hal ini tentu harus lebih cepat mendapatkan pengobatan yang tepat.
Dua bahaya serius dan sering terjadi pada penderita diabetes adalah acidosis diabetica dan insulin shock
Para penderita diabetes sebaiknya menyadari bahwa mereka akan menderita penyakit ini untuk seumur hidup. Pada dasarnya, tidak ada penyembuhan untuk penyakit ini (secara medis). Penderita harus menyesuaikan hidup sesuai dengan "kecacatan" yang terjadi pada tubuhnya. Ia harus mengetahui dengan jelas apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan. Dua bahaya yang cukup serius dan sering terjadi pada penderita diabetes adalah :
  1. Acidosis diabetica, yang diakibatkan oleh insulin yang terlalu sedikit, atau makan terlalu banyak atau bisa juga disebabkan karena adanya suatu infeksi.
  2. Insulin shock, yang timbul karena terlalu banyak mendapatkan insulin atau karena makan yang terlalu sedikit.
Komplikasi-komplikasi Serius Diabetes.

Tubuh manusia bagaikan mesin yang hidup. Tubuh akan selalu membutuhkan makan dan bahan bakar agar dapat terus beraktifitas. Makanan yang kita makan akan segera digunakan, bila tidak, akan disimpan secara baik oleh tubuh sebagai karbohidrat (hidrat arang) ataupun sebagai lemak. Tubuh manusia mengutamakan penggunaan karbohidrat atau gula, tetapi bila zat ini tidak diperoleh, maka tubuh akan menggunakan lemak. Bila tubuh menggunakan lemak, maka diperlukan zat-zat asam tertentu, yang disebut unsur-unsur keton. Ini merupakan proses normal dan bisa terjadi setiap saat. 
 
Pada penyakit diabetes, hal ini tidak dapat diatasi dengan banyaknya unsur keton yang dihasilkan. Hal ini akan mengganggu keseimbangan asam basa di dalam tubuh, dan mengakibatkan acidosishebat. Untuk mengatasi keadaan asam basa yang tidak seimbang ini, tubuh akan mengambil persediaan natrium, kalium, dan kalsium untuk usaha menetralkan acidosis. Hal ini berarti bahwa zat-zat kimia ini hilang dari tubuh dan terjadilah keracunan yang mempengaruhi otak, susunan saraf pusat, dan juga jantung. Kecuali mendapatkan perawatan dengan baik, penderita acidosis biasanya selalu berujung pada kematian.

Masa kehamilan
Dalam masa kehamilan, penyakit diabetes adalah hal yang membahayakan. Bayi-bayi yang menderita diabetes, berat badannya biasanya akan lebih berat dari bayi pada umumnya. Lebih besar bayi tersebut, maka lebih besar kemungkinannya untuk menderita diabetes, demikian juga ibunya. Ada baiknya bagi ibu hamil untuk secara rutin memeriksakan kadar gula darahnya. Jika ternyata kadar gula darahnya lebih tinggi dari biasa, maka harus segera mendapatkan perawatan.

Terlalu gemuk
Orang-orang yang sudah tua memiliki kecenderungan untuk bertambah berat badannya. Banyak dari mereka yang menderita penyakit diabetes karena usaha berlebih yang dilakukan oleh pankreas. Hanya dengan menurunkan berat badan, biasanya akan memecahkan persoalan diabetes pada orang-orang yang sudah tua ini. Namun, naiknya kembali berat badan secara tiba-tiba akan menyebabkan kambuhnya kembali penyakit ini. Jadi sangat penting sekali bagi orang-orang tua (juga orang muda) untuk selalu menjaga berat badan mereka di batas normal.

Sifat keturunan
Sejarah keluarga yang menderita diabetes juga memegang peranan penting, apalagi jika penyakit ini menimpa anak-anak. Semua anak yang berasal dari keluarga penderita diabetes harus memeriksakan diri dengan seksama. Gula darah anak-anak itu harus diperiksa minimal dua atau tiga kali setahun, dan pemeriksaan sewaktu-waktu juga diperlukan jika si anak mengalami gejala-gejala yang biasa menimpa para penderita diabetes.

Infeksi-infeksi
Para penderita diabetes umumnya mudah sekali terkena infeksi pada kulit, seperti bisul, karbunkul dan gatal-gatal di seluruh badan. Penyakit TBC empat kali lebih sering menimpa penderita diabetes daripada orang-orang lain pada umumnya. Bila seseorang menderita bisul atau infeksi lain di kulit yang tidak kunjung sembuh, ada baiknya untuk segera memeriksakan kadar gula darahnya.

Arteriosclerosis
Arteriosclerosis atau mengerasnya pembuluh-pembuluh nadi terjadi lebih sering pada penderita diabetes. Keadaan seperti ini sering terjadi pada anggota gerak bagian bawah, di mana disitu mungkin terdapat borok-borok yang dalam (pada kaki) dan juga mati jaringan yang disebabkan oleh adanya infeksi sekunder atau super infeksi. Serangan jantung juga bisa dialami oleh penderita diabetes karena adanya arteriosclerosis pada pembuluh nadi tajuk jantung.

Katarak
Katarak juga sering menimpa para penderita diabetes yang berusia tua dan juga pada penderita yang telah mengidap diabetes selama lima tahun atau lebih. Retinitis diabetica yang merupakan salah satu penyakit mata yang serius juga cenderung juga terjadi pada penderita diabetes yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Keadaan seperti ini juga sering terjadi pada anak-anak yang menderita diabetes.

Masalah ginjal
Salah satu komplikasi penyakit diabetes yang paling serius adalah sindrom Kimmelstiel Wilson, yaitu suatu keadaan ginjal yang rusak, ini bisa disebabkan karena penyakit diabetes yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Si sakit akan mengalami kehilangan albumin, menderita tekanan darah tinggi, kemungkinan juga menderita pembengkakan atau oedema (sembab) di berbagai bagian tubuh. Para penderita diabetes yang lebih muda juga lebih rentan untuk mendapatkan komplikasi ginjal yang berbahaya ini. Para penderita harus selalu menjaga diri mereka sendiri dari semua jenis infeksi setiap saat. Mereka harus memeriksa kadar gula darah setiap hari.

Perawatan / Pengobatan Diabetes

Para penderita diabetes (sekali lagi) harus menyadari bahwa tidak mudah untuk mengobati penyakit ini. Selain itu, penyakit diabetes ini tidak dapat disembuhkan dengan jalan pembedahan. Ia harus belajar mengatur makanannya, dan juga memeriksakan kadar gula darahnya setiap hari. Jika memang butuh hormon insulin (dari luar tubuh) maka si penderita sebaiknya belajar cara menyuntikkannya sendiri alias tidak boleh tergantung dari orang lain. Meskipun begitu, penderita diabetes juga tidak boleh bergantung pada nasib saja (menunggu nasib) karena ini bukan kiamat! Yakinlah bila Allah menciptakan penyakit, maka Allah juga menciptakan obatnya.

Para penderita diabetes yang berat badannya berlebih, hendaknya berusaha menurunkan berat badannya ke keadaan normal dengan jalan mengurangi makan secara bertahap. Meskipun demikian, harus diawasi, penurunan berat badan secara tiba-tiba bisa mengindikasikan bahwa penyakit diabetesnya itu sudah dalam fase yang serius. Semua infeksi harus disembuhkan dengan segera terutama jika infeksi itu terjadi di kaki. Jangan sampai terjadi Gangraena diabetica (kelemayuh diabetica) di kaki, ini komplikasi infeksi yang sangat serius, dan bisa berujung pada amputasi.
Jika Gangraena diabetica muncul di kaki, amputasi atau pemotongan anggota badan sepertinya masih menjadi jalan terbaik. Rawatlah semua infeksi di kaki dengan baik
Hindari penggunaan gula secara berlebih-lebihan pada makanan, jangan kira gula hanya berorientasi pada minuman saja seperti kopi, teh dll, bahkan ini cenderung sedikit. Masih banyak lagi seperti permen, eskrim, kue-kue manis yang umumnya lezat (ini sangat berbahaya), selai dan masih banyak lagi. Nasi, kentang, roti, maizena serta makanan-makanan lain yang mengandung karbohidrat masih boleh dikonsumsi namun dalam jumlah yang terbatas. Buah-buahan dan sayur-sayuran yang segar sangat dianjurkan, namun harus yang rendah kadar gulanya. Makanan yang mengandung protein umumnya boleh dikonsumsi dengan leluasa dan sedikit lemak juga diperbolehkan, namun tetap saja ada ukurannya. Makanan yang dimakan tidak boleh lebih dari 1500 sampai 2000 kalori sehari, kecuali menurut saran dokter / ahli gizi. Anak kecil dan wanita hamil yang menderita diabetes memerlukan banyak kalori setiap hari. Vitamin-vitamin tambahan juga harus digunakan bila si penderita diabetes makannya sangat terbatas.

Insulin
Selain makanan, insulin merupakan faktor yang paling penting dalam perawatan penyakit diabetes. Umumnya dosis yang digunakan adalah dalam U-100, U-80 dan U-40, yang berarti jumlah unit insulin per mililiter. Misal, jika dokter meresepkan insulin 20 unit, maka untuk U-100 adalah 0,2 cc, untuk U-80 adalah 0,25 cc dan untuk U-40 adalah 0,5 cc. Gunakan dosis ini di saat yang tepat sesuai dengan anjuran dokter.
 
Usahakan untuk menggunakan insulin setiap hari (sesuai saran dokter). Dosis insulin juga dipengaruhi dari gerak badan (aktifitas) dan jumlah makan Anda setiap hari, ingat ini. Jadi bisa saja dosis insulin yang Anda gunakan bisa berbeda setiap hari walau cenderung tidak jauh berbeda. Namun, penggunaan dosis insulin yang tepat adalah jalan yang terbaik.

Reaksi insulin
Bila seseorang menggunakan insulin terlalu banyak, maka ia akan merasa lapar, pucat, berkeringat, denyut nadinya cepat dan merasa lemah. Perawatan dirumah untuk keadaan ini adalah dengan minum segelas air jeruk atau mengonsumsi gula. Untuk komplikasi-komplikasi yang lebih serius, suntikan glukagon dapat menaikkan dengan cepat kadar gula di dalam darah dan memulihkan si sakit dari keadaan tak sadar akibat reaksi dari penggunaan insulin yang berlebih. Satu fakta yang aneh, para penderita diabetes sebaiknya selalu membawa gula setiap saat untuk digunakan apabila terjadi keadaan darurat seperti ini. Aneh bukan? Tapi itulah kenyataannya. Karena bisa saja kadar insulin berlebihan di dalam tubuh penderita akibat suntikan atau makanan atau produksi hormon insulin itu sendiri di dalam tubuh.

Pada orang tua yang menderita diabetes ringan, mungkin tidak perlu menggunakan insulin. Tablet-tablet tertentu seperti Orinase (Tolbutamid) dan Diabinise (Klorpropamid) biasanya akan bermanfaat bagi mereka. Namun sayang, tablet oral seperti ini tidak manjur bagi anak-anak atau orang muda yang menderita diabetes. Meskipun dirasakan enteng, penderita-penderita diabetes seperti ini juga harus mengatur makanan mereka dengan hati-hati.

Komplikasi-komplikasi di kulit lazim ditemui pada penderita diabetes. Luka-luka biasanya sulit untuk sembuh, bisul-bisul atau juga karbunkul mungkin akan muncul lebih sering. Sering pula terdapat gatal-gatal yang hebat di kulit di bawah payudara, ketiak, lipatan paha dan disekeliling bagian alat kelamin dan poros usus. Jika Gangraena diabetica muncul di kaki, amputasi atau pemotongan anggota badan sepertinya masih menjadi jalan terbaik. Rawatlah semua infeksi di kaki dengan baik. Jangan pernah ambil resiko dengan penyakit serius yang satu ini. Tipe-tipe diabetes akan dibahas pada artikel yang berbeda. Semoga bermanfaat.